Menurut data We Are Social, penduduk Indonesia rata-rata menghabiskan sembilan jam per hari untuk menggunakan internet. Dengan kebutuhan akan koneksi data seluler yang kian besar, kita perlu cerdas memilih layanan internet yang andal, hemat, dan efisien. Tidak hanya sekadar memilih provider, kita juga perlu memilih paket data yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet.

Untuk membantu kamu memilih, Tech in Asia telah meringkas harga, kecepatan, dan fitur paket internet yang ditawarkan sejumlah perusahaan provider seluler di Indonesia. Kami juga menyediakan sejumlah informasi untuk memastikan bahwa paket pilihan kamu benar-benar cocok dengan kebutuhan.

Provider Kecepatan maksimal Harga per bulan Biaya tambahan Bonus
Biznet Home Internet 50 Mbps Rp300 ribu Pemasangan:
Rp750 ribu
Perangkat:
Rp900 ribu
Video on demand
100 Mbps Rp450 ribu
First Media X1 Combo 4K 12 Mbps Rp323 ribu Pemasangan:
Rp200 ribu
Modem:
Rp60 ribu (sewa per bulan)
Top Box TV Kabel:
Rp90 ribu (sewa per bulan)
TV kabel, video on demand
20 Mbps Rp469 ribu
32 Mbps Rp789 ribu
75 Mbps Rp1,6 juta
100 Mbps Rp2 juta
200 Mbps Rp2,9 juta
Indihome Triple Play 10 Mbps Rp460 ribu Pemasangan:
Rp100 ribu (Jabodetabek), Rp75 ribu (area lainnya)
Modem:
Rp40 ribu (sewa per bulan)
Top Box TV Kabel:
Rp40 ribu (sewa per bulan)
Telepon rumah, TV kabel, akses wifi.id
20 Mbps Rp630 ribu
30 Mbps Rp820 ribu
40 Mbps Rp995 ribu
50 Mbps Rp1,2 juta
100 Mbps Rp1,7 juta
Indosat Ooredoo GIG 20 Mbps Rp280 ribu Pemasangan:
Gratis
Perangkat:
Gratis (peminjaman)
30 Mbps Rp399 ribu
100 Mbps Rp1,3 juta
MNC Play Media High Speed Internet 10 Mbps Rp230 ribu Pemasangan:
Rp200 ribu
Perangkat:
Gratis (peminjaman)
20 Mbps Rp330 ribu
30 Mbps Rp490 ribu
50 Mbps Rp789 ribu
100 Mbps Rp1,5 juta
200 Mbps Rp2,9 juta
MyRepublic Ultra Fast Fiber Broadband 50 Mbps Rp289 ribu Pemasangan:
Rp500 ribu
Perangkat:
Rp30 ribu (sewa per bulan)
100 Mbps Rp329 ribu
150 Mbps Rp429 ribu
300 Mbps Rp999 ribu
Oxygen.id Home 15 Mbps Rp218 ribu Pemasangan:
Rp400 ribu
Top Box TV Kabel:
Rp44 ribu (sewa per bulan)
TV kabel
25 Mbps Rp273 ribu
50 Mbps Rp383 ribu
100 Mbps Rp493 ribu

Data per Desember 2018, detail harga dan paket dapat berubah sewaktu-waktu

Daftar di atas dapat kamu gunakan sebagai referensi untuk pilihan kamu, tetapi kamu sebaiknya tidak memilih layanan berdasarkan angka yang paling menarik saja. Kamu juga harus mengetahui makna dari angka kecepatan yang disebutkan para provider.

Bagaimana para provider internet mematok kecepatan layanan?

Ketika sebuah provider internet menyatakan bahwa layanannya memiliki kecepatan tertentu, angka bits per second (bps) yang mereka sebutkan adalah bandwidth, atau kapasitas maksimal data yang bisa dipindahkan melalui jaringan tersebut.

Ini alasan mengapa para provider internet biasa mencantumkan kata “hingga” atau “up to ketika mengiklankan layanan masing-masing. Misalnya, jika sebuah provider mengiklankan layanan berkecepatan hingga 20 Mbps, berarti layanan itu didesain untuk mencapai kecepatan tersebut. Tetapi, si provider tidak menjamin kamu bisa menikmati kecepatan tersebut setiap saat.

Para provider hanya memublikasikan kecepatan maksimal layanan, karena mereka tidak dapat memastikan kecepatan sebenarnya yang akan dinikmati para pengguna.

Apakah ini berarti para provider internet “berbohong” tentang kecepatan layanan mereka? Tidak juga. Mereka bisa menjanjikan bahwa jaringan masing-masing bisa menyalurkan data hingga kapasitas maksimal tertentu. Namun, mereka tidak bisa memastikan kecepatan aktual yang dinikmati para pelanggan karena berbagai faktor di luar kendali.

Misalnya, kendala bisa muncul jika jaringan Wi-Fi kamu menggunakan frekuensi 2,4 GHz yang “ramai” digunakan oleh alat elektronik seperti keyboard dan mouse nirkabel. Jika kamu menggunakan banyak perangkat serupa, kepadatan jaringan bisa menyebabkan gangguan seperti koneksi lambat atau terputus.

Gangguan serupa juga rawan terjadi jika ada banyak jaringan Wi-Fi lain di sekitar, seperti kamar kos atau rumah tetangga. Jika kamu tinggal di apartemen atau wilayah urban padat, sebaiknya kamu bersiap menghadapi internet yang tidak secepat ekspektasi.

Bayangkan bandwidth sebagai pipa air di rumahmu dan data sebagai air yang disalurkan. Ketika hanya kamu yang menggunakan air (misalnya untuk mandi), mungkin air akan mengalir deras. Tetapi, bayangkan jika ketika kamu mandi, keluargamu juga menggunakan air untuk mencuci atau memasak. Aliran air di kamar mandi pasti makin kecil.

Ini bukan berarti kamu harus memilih provider yang menawarkan bandwidth paling besar. Dalam memilih layanan, kamu perlu mengetahui berapa besar kecepatan yang kamu butuhkan.

Memilih kecepatan yang sesuai kebutuhan

Kecepatan internet kamu bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jumlah gawai yang terhubung atau aktivitas yang kamu lakukan. Aktivitas yang membutuhkan unduhan atau unggahan data dalam jumlah besar, seperti main game online atau mengunduh film, pasti membutuhkan kecepatan lebih tinggi.

Dengan kata lain, semakin banyak orang yang menggunakan internet di rumah dan makin “berat” aktivitasnya, makin besar kecepatan yang kamu butuhkan. Jika paket yang kamu pilih tidak cukup cepat untuk memenuhi kebutuhan, kamu bisa sering mengalami kendala seperti buffering. Di sisi lain, jika kamu memilih paket dengan kecepatan jauh di atas keperluan kamu sehari-hari, kamu juga akan memboros.

Federal Communication Commission Amerika Serikat memberikan rekomendasi kecepatan minimum sebagai berikut:

Jumlah pengguna atau gawai Fungsi dasar seperti e-mail, browsing, menonton video, radio, telepon Fungsi dasar + satu fungsi “berat” seperti menonton video HD, konferensi video, game online Fungsi dasar + lebih dari satu fungsi “berat”
Satu 3 – 8 Mbps 3 – 8 Mbps 12 – 25 Mbps
Dua 3 – 8 Mbps 12 – 25 Mbps > 25 Mbps
Tiga 12 – 25 Mbps 12 – 25 Mbps > 25 Mbps
Empat 12 – 25 Mbps > 25 Mbps > 25 Mbps

Untuk mencari estimasi yang lebih spesifik ke kebutuhanmu, kamu juga bisa menggunakan kalkulator bandwidth seperti yang disediakan oleh High Speed Internet dan BroadbandNow.

Sebagai referensi tambahan, kamu juga bisa mengecek kecepatan internet kamu saat ini di Ookla atau Fast.com. Jika sudah puas, kamu bisa memilih paket dengan kecepatan serupa dengan yang tengah digunakan sekarang. Jika belum cukup, coba pertimbangkan paket yang lebih cepat.

Setelah kamu menemukan kecepatan yang cocok untukmu, kamu tinggal menentukan paket yang sesuai bujet dan provider yang layanannya menjangkau daerah kamu. Selamat memilih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *